NilaiKu.id –  Mahani (48) Sahabat NilaiKu Lombok Timur, pada Rabu, 23 Agustus 2023 berkesempatan mengikuti pertemuan melalui Zoom meeting dalam rangkaian Workshop Nasional Koordinasi dan Diseminasi Hasil IPDMIP yang digelar di Grand Mega Resort & Spa Bali, Denpasar Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Di mana Workshop ini bertujuan untuk mengkomunikasikan dan mendiseminasikan hasil-hasil yang telah dicapai oleh IPDMIP dalam peningkatan pendapatan pertanian beririgasi, best practices, pelajaran terpetik dan perubahan-perubahan apa yang paling bermakna dari penerima manfaat IPDMIP. Acara ini akan dihadiri oleh semua pemangku kepentingan di tingkat pusat dan 13 perwakilan pemerintah provinsi dan 72 pemerintah kabupaten lokasi IPDMIP digelar hingga 26 Agustus mendatang.

Mahani, pengguna aplikasi NilaiKu yang selama ini dikenal sebagai pengurus KWT Tetu-tetu di desa Lendangnangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu daerah lokasi IPDMIP, berhasil membuat produk olahan cabai dan tomat beserta puluhan anggota KWT lainnya dan berhasil memasarkan produknya ke berbagai daerah di Indonesia secara online.

Di hadapan pemangku kepentingan yang hadir, melalui zoom meeting ia menjelaskan bahwa sebelum mengenal NilaiKu, cara memasarkan produk dilakukan lewat metode konvensional yakni menjajakan dan memajang produk olahan cabai dan tomat mereka di toko dan bazaar, atau pameran-pameran. Itu pun bila kebetulan sedang diadakan event atau eksibisi.

Coba NilaiKu

“Saya sampaikan kendalanya waktu itu bahwa penjualan produk hanya sebatas kepada teman, kerabat dan saudara yang berada di pulau Lombok. Selain itu, akses informasi dan teknologi pertanian dan usaha mikro juga sangat terbatas,” kata Mahani kepada NilaiKu.id, “ Namun setelah mengenal NilaiKu beberapa tahun lalu, dan kami aktif menggunakannya, penjualan produk KWT Tetutetu pun naik signifikan,” imbuhnya.

Menurut Mahani, dengan adanya NilaiKu maka ia rajin mempromosikan produknya ke berbagai platform sosial media sehingga dengan pemasaran online ini bisa meningkatkan produksi, penjualan dan pendapatannya.

Tak hanya itu, di aplikasi NilaiKu pun terbentuk ekosistem digital, di mana pertemanan semakin luas dengan bertambanhya teman online baru yang menimbulkan rasa senang dan kepercayaaan diri, produk yang dipasarkan secara online pun dilihat dan dilirik lebih banyak orang lagi.

Mahani bersama petugas penyuluh pertanian (Kanan Tengah)

“Ada yang bertanya saya lupa namanya, mengapa tidak dipasarkan melalui tiktok? Saya bilang biar di sana yang muda-muda saja yang suka joged-joged. Karena kalau melalui NilaiKu saya bisa membagikan pesan promosi melalui facebook atau membagikannya lewat instagram. Di NilaiKu ‘kan ada grup WA  dan Facebook jadi kita bisa saling tukar pengetahuan dan teknologi tentang pertanian dan usaha mikro melalui whatsapp dan media sosial” jelas Mahani.

Dalam rangka penutupan (project closure) Program Integrated Participatory Development an Management Irrigation Project (IPDMIP), khususnya terkait dengan komponen Peningkatan Pendapatan Pertanian Beririgasi dengan sumber pendanaan dari pinjaman dan International Fund for Agricultural Development (IFAD), Pusat Penyuluhan Pertanian selaku National Project Implementing Unit (NPIU), akan menyelenggarakan Workshop Nasional Koordinasi dan Diseminasi Hasil IPDMIP.

Komentar

  • Zulfa Hanum
    Balasan

    Selamat kepada NilaiKu dan KWT Tetu-tetu. Artikel yg menarik

  • Zulfa
    Balasan

    Selamat kepada Ibu mahani dan teman2 KWT Tetu-tetu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *