Menampilkan: 11 - 20 dari 76 HASIL

Ide Bisnis Kreatif, Sim Salabim! Sandal Jepit Berubah Tampilan!

Melalui obrolan di WAG (NilaiKu) Kerajinan Industri Rumah, Cucu memposting sandal-sandal jepit yang telah dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga jauh dari kesan sandal murah.

“Sendal swalow 10k jadi mahaaal karna kreatif,” demikian bunyi caption yang cucu buat di bawah foto-foto sandal itu yang ditimpali Anie Mariah bahwa sandal tersebut bisa saja dipakai untuk pergi kondangan, ia pun terinsiprasi dengan mengatakan:

“Manik2nya mahal teh yang kaya gitu teh…jadi berkualitas,” kata dia. “Sendal 10 jadi 500rbu,” timpal Cucu

Ahsan Raup Untung Setengah Juta Lebih dari Hobi Tanam Selada Secara Hidroponik

Budidaya Selada yang dilakukan secara hidroponik adalah salah satu budidaya sayuran yang boleh dicoba, Sobat! Musabab, budidaya sayuran yang satu ini terbilang cukup mudah dan menguntungkan dan bisa dilakukan di lahan yang terbatas sekalipun, salah satunya dengan memanfaatkan bagian atas rumah atau roof top.

Selada juga merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, dikena; dengan sayuran yang biasanya tumbuh di daerah pegunungan dengan iklim yang dingin. Namun, siapa sangka budidaya Selada juga bisa dilakukan di daerah dataran rendah bahkan di atap gedung atau bangunan.

Cara Mengatasi Layu pada Sayuran Tomat

Jaharudin Sahabat NilaiKu di Lombok Timur, baru saja mengeluhkan tanaman tomatnya yang tiba-tiba layu. Ia memposting sebuah foto yang memperlihatkan tanaman tomat yang dipeliharanya nampak mulai mengering dan terkulai. Padahal, sayuran tomat tersebut sudah mulai berbuah dengan cikal bakal buah lainnya yang realtif banyak.

“Mohon solusi tanaman tomat yang layu cara mengatasinya,” terang Jaharudin pada sebuah caption.

Di WhatsApp Grup NilaiKu Lombok Timur sering terjadi percakapan mengenai banyak hal, diantaranya persoalan seperti di atas. WAG NilaiKu sejatinya diperuntukan bagi para pengguna NilaiKu untuk saling berbagi informasi tentang dunia usaha dan pertanian, bahkan informasi yang umum tak jarang dibagikan.

Postingan Jaharudin tersebut mendapat tanggapan dari penghuni WAG NilaiKu Lombok Timur lainnya, “Pakai ini bos bisa di semprot dan di kocor insyaallah aman…” kata Lalu Suandi, “Interval 3 hari sekali” lanjutnya.

Lalu Suandi merekomendasikan Nordox 56WP, yakni Nordox 56WP merupakan fungisida/bakterisida yang mengandung bahan aktif Copper Oxide 56% yang setara dengan Cu 50% dengan formulasi WP buatan NORDOX 56WP AS, Norwegia.

Ia bekerja sebagai fungisida, bakterisida dan sebagai pencegah serangan keong. Bahan aktif yang terkandung di dalamnya merupakan unsur mikro Cu dan Ca/mg, bisa berefek Tonic pada tanah yang telah kekurangan unsur hara.

Teknologi Pertanian di Negara Jepang

Jepang sangat dikenal dengan industri pangan dan pertaniannya. Sistem pertanian di Jepang sudah menjadi rahasia umum di seluruh dunia mempunyai sistem kerja yang baik.

Pemerintah Jepang menerapkan empat pilar pembangunan pertanian Jepang yang salah satunya adalah farm size expansion.Kebijakan ini bertujuan agar kepemilikan lahan pertanian semakin bertambah dari empat hektar menjadi 15–20 hektar untuk setiap keluarga petani.

Kemajuan pertanian Jepang juga bisa dilihat dengan berkembangnya sistem pertanian urban. Urban farming di Jepang juga menjadi andalan.

Petani Pahlawan Pangan Kecamatan Samarang, Garut

Saat dunia ramai-ramai mewaspadai serangan Corona pada awal tahun 2020 lalu dengan menjalankan berbagai metode cara mengatasi wabah penyakit, diantaranya dengan WFH, jaga jarak dan pembatasan pergerakan sosial atau mobilitas masa. Para petani tetap melakukan tugasnya sebagai penyedia pangan dengan aktvitas seperti biasa, dan bisa Anda bayangkan bila mereka berhenti melakukan kegiatan pertaniannya yang notabene demi keberlangsungan kehidupan.

Maka, tak heran jika Menteri Pertanian Republik Indonesia pernah memberikan predikat pahlawan kepada para petani di Indonesia saat peryaan HUT-RI 2021 lalu.

“Petani adalah pahlawan bagi pangan bangsa, tidak boleh sedikit pun pemerintah mengecewakan mereka,” ungkap Syahrul dalam keterangan tertulis, seperti dikutip detik.com, Selasa (17/8/2021). Hal ini menjadi bukti bahwa petani punya peran penting pada besarnya kontribusi bagi masyarakat di sektor pertanian untuk keberlangsungan laju perekonomian nasional.

Kado HUT-RI 77 Membanggakan Petani di Kabupaten Garut

Adalah petani Kabupaten Garut, para pengguna NilaiKu di sana yang setiap hari mengurus ladangnya untuk menghasilkan padi dan beras demi memenuhi kebutuhan pangan daerah, regional bahkan nasional. Mereka “memperkaya” diri dengan kemampuan bertani, menambah pengetahuan, mencari wawasan baru sehingga bisa berinovasi dan memajukan pertanian. Bahkan menggunakan ragam aplikasi seperti NilaiKu agar ikut serta dalam perubahan dan beradaptasi dengna zaman sehingga tidak tertinggal.

Di KBD NilaiKu,Warsito Sejati: Cerdas Cermat Cinta Karya Juara!

Selain pengibaran dan pemasangan bendera yang dilakukan oleh masyarakat yang menjadi suatu simbol bahwa masyarakat berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan Indonesia. Hal lain yang dilakukan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus nanti atau sekitar 1 pekan lagi, berbagai kegiatan pun dilakukan masyarakat, diantaranya berbagai perlombaan dan hiburan rakyat.

“Alhamdulilah lomba cerdas cermat IPDMIP tingkat kecamatan DI Beulah Nangka DS cintakarya juara 1
Lokasi: Kec. Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia,” tulis Warsito pada sebuah keterangan gambar promosi yang dibagikannya melalui grup WhatsApp NilaiKu Garut.