fbpx

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2022

Produk Ramah Lingkungan akan Selalu Dapat Perhatian

NilaiKu.id – Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini jatuh pada Minggu, 05 Juni mendatang, yang merupakan salah satu acara tahunan terbesar dalam upaya kembali membangkitkan kesadaran manusia tentang pentingnya alam dan penghijauan, bersikap dan berlaku baik terhadap lingkungan sekitar.

Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pertama kalinya pada tahun 1974, dua tahun setelah ditetapkannya pada 1972, Majelis Umum PBB menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia.Dalam dunia usaha, ramah lingkungan kini menjadi salah satu tujuan dalam perkembangan dunia saat ini, dimaksudkan sebagai upaya untuk mendukung menjaga bumi tetap lestari dan aman dari kerusakan atau perubahan iklim dan aman dari berbagai polusi tanah, udara dan air.

Kisah UMKM ini mungkin bisa menjadi inspirasi tersendiri. Selain usaha dalam mencari profit, namun juga mengampanyekan usaha yang ramah lingkungan, salah satu contohnya adalah “Bukan Plastik”.UMKM asal Semarang ini menawarkan alternatif dari plastik sekali pakai. Produk Bukan Plastik menggunakan material organik yang ramah lingkungan khususnya untuk kantong belanja dan sedotan.

Reusable

Melansir Suarajawatengah.id, Berawal dari kegemaran sang pengusaha dalam membaca sejak kecil dan memiliki kesadaran akan pentingnya melestarikan bum, maka Aisa Putri Wibowo mendirikan usaha

Bukan Plastik pada April 2020 guna mengajak masyarakat maupun pegiat usaha lain dalam rangka mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.Usaha yang didirikan Aisa merupakan salah satu contoh UMKM asal Semarang yang menawarkan alternatif plastik sekali pakai.“Dalam pembuatan kantong, kami menggunakan material saripati ketela yang dapat mudah terurai di tanah dalam waktu 180 hari. Sedangkan untuk pengganti sedotan kami memakai bambu yang dibuat secara manual,” ungkap Aisa.

Alat memasak ramah lingkungan, cara-cara tradisional lebih bijak dalam bersikap terhadap alam

Menurut Aisa, kehadiran platform digital marketplace saat ini membantu Bukan Plastik mengajak lebih banyak masyarakat menggunakan produk yang lebih ramah lingkungan. Ribuan lembar kantong belanja Bukan Plastik terjual setiap bulannya dan penjualannya pun meningkat hingga 10x lipat. Bahkan menurut keterangannya Bukan Plastik telah menjangkau wilayah Gorontalo.

Aisa, hanyalah salah satu contoh dari keberhasilan pelaku UMKM ramah lingkungan membangun bisnisnya, tentu masih ada pengusaha-pengusaha lain yang juga memiliki kesadaran dan semangat yang sama dalam memproduksi barang.Misalnya, produk kerajinan gelas batok Sahabat NilaiKu di Pasaman Barat, yakni Syaiful atau produk berbahan sabut aren di Sukabumi, bahkan ada juga produksi Cocodama Hijrah Syaputra di Aceh Besar, Aceh.

Sepatutnya diketahui bahwa produk-produk ramah lingkungan akan selalu mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk founder MicroAid – NilaiKu juga sangat menhgargai karya-karya, atau kerjainan tradisional Indonesia yang ramah lingkungan.Bahkan Tokopedia pun concern terhadap hal yang sama, ramah lingkungan! Mereka sangat mendukung masyarakat Indonesia dalam berperan aktif menjaga lingkungan, salah satunya dengan memberikan panggung bagi para pegiat usaha lokal yang mengusung produk atau inisiatif ramah lingkungan, seperti dikatakan External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.

Baca juga: Gotong Royong

Demikian halnya dengan NilaiKu, NilaiKu sejak kemunculannya sejatinya ingin memberikan manfaat dan solusi bagi para pelaku usaha mikro kecil dalam memperluas pasar, memotong rantai distribusi agar petani & UMK lebih baik dalam mendapatkan profit selain benefit, NilaiKu tentunya akan sangat mendukung pelaku usaha yang berorientasi pada lingkungan.

Berikut adalah daftar beberapa produk ramah lingkungan yang wajib kita miliki hari ini:

1. Botol air minum stainless steel atau kaca atau sejenis untuk menghindari air minum dalam kemasan plastik

2. Produk fesyen daur ulang

3. Reuseable bag atau tas belanja ramah lingkungan tidak sekali pakai, bukan plastik

4. Sapu tangan/ kain lap pengganti tissue

5. Bungkus makan dari daun pisang, jati, dan lainnya

6. Besek/Pipiti atau anyaman bambu

7. Tempat minum atau cangkir dari batpk, bambu atau kayu dan lain-lain yang tidak berbahan plastik atu sejenisnya yang sulit terurai tapi menjadi sampah karena Kantong plastik salah satu sumber polutan utama.

Setiap tahunnya masyarakat kita menggunakan 9,8 miliar lembar kantong plastik dan 95 persennya menjadi sampah.Selamat Hari Lingkungam Sedunia, 5 Juni 2022. Semoga bermanfaat! Unduh dan Pakai Terus NilaiKu, Temukan di Google PlayStore,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.