fbpx Skip to content

Alvi Hasani Alawiyah – Garut

Cireng buatan alvi &Rohmat

Alvi Hasani (27), awalnya berjualan makanan ringan yang ia produksi sendiri berupa lumpia goreng kemudian ia distribusikan ke warung-warung terdekat atau sesuai pesanan. Namun, semenjak beberapa bulan terakhir ia mencoba produk usaha lain yang dirasa lebih menarik pembeli.

Alhasil, kini ia memproduksi cireng isi ayam suwir.

Cireng, akronim dari aci digoreng adalah makanan tradisional yang populer di kalangan masyarakat Jawa Barat dengan tekstur, isian dan rasa yang beragam, membuat jenis makanan ini pun banyak disukai, tak hanya oleh masyarakat Jawa Barat tapi juga disukai masyarakat luar daerah.

“Sekarang, saya juga jualannya online sejak pakai aplikasi NilaiKu, awalnya saya suka membagikan kartu usaha saya, lebih kurang sejak dua bulan lalu, lah. Ya, Alhamdulillah! bisa bantu-bantu suami, waktu panen jagung juga ada yang beli dari NilaiKu,” terang Alvi yang mengenal NilaiKu lewat suaminya, Rohmat.

Bagi Alvi, NilaiKu bisa memberikan nilai tambah bagi produk usahanya, dengan membagikan Kartu Bisnis Digital (KDB) NilaiKu, menurut penutuan Alvi bahwa dua bulan lalu mertuamya menanam padi ketan yang ia jadikan produk rengginang, ”saya posting di NilaiKu, lumayan lah ada pembeli,” akunya riang.

Untuk menjaga kesegaran cireng ayam suwirnya, Alvi memproduksi sesuai pesanan dan mencarikan jasa pengiriman yang dianggapnya paling cepat, sehingga orderan untuk konsumen terjaga kualitasnya.

Ketika ditanya adakah resep rahasia? cireng yang ia produksi memiliki karakter dan rasa yang unik, Alvi mengaku tidak punya resep rahasia khusus, ia menjelaskan suaminya-lah yang memproduksi.

“Saya cuma bantu saja,” Akunya malu-malu, “dan nggak punya resep khusus, tapi AA yang bikin cirengnya. Enggak, nggak ada campuran terigu, AA hanya memainkan takaran aci dan air yang pas untuk dijadikan adonan, agar rasa cireng pas juga di lidah dan mulut, terus kita juga memilih aci yang bagus” lanjut Alvi.

Menjadi petani padi dengan lahan terbatas sekira 60bata atau 840meter persegi, menjadikan keluarga kecil beranak satu ini berpikir bagaimana menyiapkan kebutuhan untuk keluarga kecilnya lebih baik lagi dengan melakukan apa yang mereka bisa,

“Anak saya baru satu dan masih kecil, tetapi tetap harus ada persiapan untuk masa depannya,” terang perempuan yang telah empat tahun membina rumah tangga bersama Rohmat. Suami istri yang klop!

Mau coba sedapnya cireng Sahabat NilaiKu, Klik! Link Modal Sosial: https://nilai.to/alvi.hasani

Bagikan Ke Sosial Media

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Cerita Lainnya